Pantai Tlangoh di Madura, Jawa Timur, menampilkan kisah perubahan menakjubkan dari area tak terurus dan penuh sampah menjadi tujuan wisata pesisir yang memikat. Perubahan ini berkat kolaborasi berkelanjutan antara warga lokal dengan dukungan signifikan dari Pertamina Hulu Energi (PHE). Transformasi ini membawa dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Latar Belakang dan Kondisi Awal Pantai Tlangoh
Sebelum berubah menjadi objek wisata, Pantai Tlangoh lebih dikenal sebagai lahan pembuangan sampah warga sekitar. Pemandangan yang semrawut dan bau menyengat membuat kawasan pantai ini kurang menarik untuk dikunjungi maupun dijadikan tempat rekreasi. Kondisi itu berlangsung bertahun-tahun, hingga akhirnya memicu keresahan masyarakat yang ingin lingkungannya berubah menjadi lebih baik.
Inisiatif Warga dalam Melakukan Perubahan
Masyarakat Desa Tlangoh melihat potensi keindahan alam pesisir yang tersembunyi di balik tumpukan sampah. Berdasarkan kesadaran lingkungan, mereka mulai bergotong royong membersihkan area pantai. Prosesnya tidak mudah dan membutuhkan waktu yang panjang, melibatkan berbagai kelompok masyarakat, baik dari kalangan muda hingga orang tua.
Beberapa langkah awal yang dilakukan warga antara lain:
- Membersihkan sampah secara rutin setiap pekan.
- Mengadakan sosialisasi pentingnya menjaga pantai tetap bersih kepada masyarakat.
- Membuat papan larangan membuang sampah sembarangan di kawasan pantai.
Peran Penting Pertamina Hulu Energi
Pertamina Hulu Energi hadir sebagai mitra strategis dalam proses revitalisasi. Melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), perusahaan ini memberikan bantuan baik materiil maupun pelatihan. PHE membantu menyediakan alat pembersihan, mendukung edukasi lingkungan, dan membantu promosi Pantai Tlangoh ke luar desa.
“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat dari pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung ekonomi lokal,” ujar perwakilan Pertamina Hulu Energi.
Dampak Perubahan bagi Masyarakat dan Lingkungan
Revitalisasi Pantai Tlangoh membawa dampak positif di berbagai aspek:
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Setelah pantai menjadi bersih dan layak kunjung, muncul usaha kecil seperti warung makanan, sewa pelampung, dan jasa wisata lainnya di sekitar pantai. Hal ini meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
- Peningkatan Kesadaran Lingkungan: Proses perubahan pantai mengedukasi warga akan pentingnya pengelolaan sampah dan dampaknya pada ekosistem pesisir.
- Menarik Wisatawan: Keindahan pasir putih dan laut bersih mulai menarik minat pengunjung dari dalam dan luar daerah, meningkatkan popularitas Pantai Tlangoh sebagai destinasi wisata.
Kolaborasi Warga, Pemerintah, dan Dunia Usaha
Pembenahan pantai tidak hanya melibatkan warga dan PHE, tetapi juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Koordinasi dilakukan terkait izin pemanfaatan lahan, pembangunan fasilitas pendukung, serta promosi melalui berbagai kanal informasi. Pemerintah desa turut mengalokasikan anggaran dana untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan pantai.
Fasilitas dan Daya Tarik Pantai Tlangoh Saat Ini
Saat ini, pengelola pantai telah membangun berbagai fasilitas pendukung kenyamanan wisatawan, antara lain:
- Tempat parkir yang memadai
- Gazebo dan tempat duduk bersantai
- Warung makanan dan minuman
- Penjaga pantai
- Area bermain anak
Kebersihan menjadi prioritas utama. Pengelola menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu agar keindahan pantai tetap terjaga.
Peluang dan Tantangan ke Depan
Meskipun pertumbuhan wisatawan cukup signifikan, pengelolaan Pantai Tlangoh juga menghadapi beberapa tantangan. Diperlukan edukasi berkelanjutan agar kebersihan tetap menjadi budaya masyarakat dan pengunjung. Disamping itu, penataan kawasan wisata harus tetap memperhatikan aspek lingkungan agar ekosistem pantai tidak terganggu.
Peluang ke depannya, Pantai Tlangoh dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan transformasi kawasan berbasis partisipasi warga dan kolaborasi multi-pihak. Potensi untuk mengembangkan paket wisata berbasis edukasi lingkungan maupun olahraga air masih sangat terbuka.
Inspirasi untuk Kawasan Lain
Kisah Pantai Tlangoh menjadi cerminan bagaimana kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah mampu memberikan perubahan berarti bagi lingkungan. Komitmen, kerja sama, serta dukungan berkesinambungan dari semua pihak menjadi modal utama terciptanya kawasan wisata yang lestari dan bermanfaat bagi ekonomi lokal.
Kesimpulan
Transformasi Pantai Tlangoh dari area pembuangan sampah menjadi obyek wisata pasir putih tidak terjadi secara instan. Perubahan ini dicapai berkat kegigihan warga yang disokong perusahaan serta pemerintah, dengan fokus pada keberlanjutan, edukasi, dan semangat gotong royong. Pantai Tlangoh kini menjadi ikon baru pariwisata di kawasan Madura, sekaligus inspirasi bagi daerah lain yang ingin mengubah lingkungannya menjadi lebih baik.




