Pantai Tlangoh kini menyandang status baru sebagai destinasi wisata, transformasi yang berawal dari upaya bersama warga setempat dan dukungan lembaga, termasuk Pertamina Hulu Energi. Tempat yang dulunya identik sebagai lokasi pembuangan sampah, perlahan berubah menjadi tujuan rekreasi yang menarik.
Latar Belakang Perubahan Pantai Tlangoh
Pantai Tlangoh, yang terletak di kawasan pesisir, selama bertahun-tahun dikenal masyarakat sekitar sebagai tempat sampah. Kondisi ini membuat kawasan pantai tidak pernah menjadi tujuan wisata, bahkan kerap dihindari karena persoalan kebersihan dan lingkungan yang kumuh. Namun, seiring waktu, kesadaran akan potensi alam yang dimiliki pantai ini mulai tumbuh di kalangan warga.
Inisiatif Warga dan Peran Pertamina Hulu Energi
Keinginan untuk mengubah wajah Pantai Tlangoh menjadi area yang lebih bersih dan bermanfaat memunculkan berbagai inisiatif dari masyarakat. Mereka mulai membersihkan area pantai, mengumpulkan sampah, dan melakukan penataan ruang agar kawasan ini layak dijadikan tempat wisata. Upaya ini tidak lepas dari dorongan dan kolaborasi bersama Pertamina Hulu Energi, yang turut memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitas, edukasi, maupun pendampingan.
Keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam proses revitalisasi Pantai Tlangoh. Aktivitas gotong royong dan penyuluhan lingkungan dijalankan secara rutin. Pertamina Hulu Energi sendiri hadir sebagai mitra strategis, memberikan motivasi dan membantu memfasilitasi sejumlah kebutuhan masyarakat demi terwujudnya lingkungan pantai yang lebih asri.
Tantangan Dalam Proses Revitalisasi
Mengubah kawasan bekas pembuangan sampah menjadi destinasi wisata tidak mudah. Sampah yang menumpuk selama bertahun-tahun membutuhkan waktu cukup lama untuk dibersihkan. Selain itu, mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan memerlukan pendekatan yang berkelanjutan. Keterbatasan sumber daya dan anggaran juga menjadi tantangan tersendiri bagi warga dan pihak-pihak yang terlibat.
“Kami bersyukur, perubahan Pantai Tlangoh sudah mulai terlihat dan masyarakat kini bisa merasakan manfaatnya,” ujar salah satu tokoh masyarakat terkait usaha revitalisasi tersebut.
Langkah-Langkah Pengembangan Potensi Wisata
Setelah area pantai bersih dari sampah, fokus berikutnya adalah pengembangan fasilitas pendukung wisata. Warga bersama Pertamina Hulu Energi mulai membangun beberapa infrastruktur, seperti jalur pejalan kaki, area istirahat, dan papan informasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Selain itu, dilakukan juga penghijauan dengan menanam pohon di sekitar pantai agar nuansa alami tetap terjaga.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar menjadi salah satu tujuan utama dari perubahan ini. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, warga pun mulai membuka usaha kecil seperti warung makan, penyewaan tikar, hingga jasa pemandu wisata. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kelestarian Pantai Tlangoh.
Pendekatan Edukasi dan Kesadaran Lingkungan
Selain pengembangan fisik, aspek edukasi juga sangat ditekankan. Berbagai sosialisasi mengenai pentingnya pelestarian lingkungan dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi dan warga setempat kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kegiatan bersih-bersih pantai dan pelatihan daur ulang sampah pun secara rutin dilakukan untuk membangun pola pikir ramah lingkungan.
Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat semakin sadar untuk tidak lagi mengulangi kebiasaan lama yang merugikan lingkungan. Mereka juga menjadi agen perubahan, yang secara aktif mengajak pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan selama beraktivitas di kawasan pantai.
Peningkatan Citra dan Daya Tarik Pantai
Pantai Tlangoh yang kini dikenal dengan pasir putihnya, perlahan menjadi salah satu destinasi favorit di wilayahnya. Suasana yang bersih dan alami menjadi daya tarik tersendiri, ditambah dengan aktivitas wisata yang mulai berkembang seperti piknik keluarga, fotografi, hingga olahraga pantai ringan.
- Keindahan alam: Pesona pasir putih dan pemandangan laut menjadi daya pikat utama.
- Fasilitas publik: Kehadiran fasilitas sederhana namun bersih memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
- Komunitas sadar lingkungan: Keterlibatan komunitas dalam mengedukasi pengunjung memberikan nilai tambah pada kawasan wisata ini.
Dampak Sosial Ekonomi dan Lingkungan
Transformasi Pantai Tlangoh tidak hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata secara sosial dan ekonomi bagi komunitas lokal. Peningkatan kunjungan wisata mendorong tumbuhnya sektor usaha mikro, serta menumbuhkan rasa bangga di kalangan warga karena lingkungan mereka kini menjadi lebih bersih dan dikenal luas. Selain itu, upaya menjaga lingkungan secara bersama-sama menciptakan harmonisasi sosial yang lebih kuat antarwarga.
Harapan dan Langkah Lanjutan
Keberhasilan perubahan Pantai Tlangoh menjadi kawasan wisata menjadi inspirasi bagi daerah lain yang menghadapi masalah serupa. Warga berharap agar dukungan dari berbagai pihak, terutama sektor swasta dan pemerintah, dapat terus berlanjut guna menjaga keberlanjutan pengelolaan pantai. Upaya pengelolaan limbah, edukasi, dan pengembangan fasilitas diharapkan selalu menjadi prioritas, sehingga destinasi ini mampu bertahan dalam jangka panjang.
Dengan adanya kolaborasi erat antara masyarakat, lembaga swasta, dan pemerintah, Pantai Tlangoh membuktikan bahwa transformasi kawasan kumuh menjadi destinasi wisata yang bersih dan menarik bukanlah hal mustahil.




